Selasa, 08 Mei 2012

Perbedaan Gingerbread dan Ice Cream Sandwich Android

Perbedaan Gingerbread dan Ice Cream Sandwich Android - Bedanya Android Gingerbread dan Ice Cream Sandwich - Belajar tentang perbedaan teknis antara Gingerbread dan ICS. Pernah memikirkan apa perbedaan dari segi teknis antara platform Gingerbread (GB) dengan Ice Cream Sandwich (ICS)? Di postingan blog ini, akan di jelaskan beberapa perbedaan segi teknisnya, dan perbedaan yang akan dialami oleh user sendiri nantinya. Dengan begitu kita bisa memutuskan apakah ICS cocok untuk kita atau mungkin tetap bertahan dengan GB. Mungkin anda akan lebih suka dengan User Interface (UI) di ICS, atau mungkin juga anda lebih memilih kestabilan milik GB? Baca lebih lanjut!

Seperti yang anda tahu, kami terus meng-infokan kepada anda tentang progres kerja kami dalam upgrade ICS, dan mulai memberitahukan kepada anda bagaimana cara agar rilis software terbaru dari Google bisa bekerja dengan baik di Xperia™ smartphones seperti dalam artikel Ice Cream Sandwich – from source code release to software upgrade. Kemudian kami luncurkan ICS alpha dan ICS beta untuk upgrade berikutnya.
Bagaimanapun juga, meskipun ICS masih baru dan punya sisi menarik dalam berbagai hal, kami ingin agar anda semua sebagai pengguna untuk memastikan pilihan anda ketika harus memilih Android™ software apa yang akan dipakai. Sebenarnya kami dengan bangga mengatakan bahwa GB sangatlah stabil dan punya performa sangat bagus, jadi bukanlah ide buruk untuk tetap di GB jika prioritas anda adalah kestabilan. Dalam artian, ICS lebih intensif, contohnya dalam penggunaan memori. Pengaruhnya smartphone akan lebih mampu, aplikasi-aplikasi dari Sony sendiri, dan juga aplikasi-aplikasi Google Mobile Services (GMS), akan semakin canggih, yang artinya memerlukan CPU bekerja lebih keras, menjalankan proses networking lebih banyak, dan penggunaan RAM yang lebih besar. Di lain sisi, ICS memiliki UI lebih halus dan fitur-fitur baru.

Fitur-fitur baru di ICS

Dipandang dari sudut UI, ICS dilandasi oleh tampilan baru dan rasa baru, tema Holo. Untuk mengakomodasi tampilan baru Android, kami memutuskan untuk memberikan sentuhan lanjutan terhadap asset kami, jadi asset pada tema Holo tak bias diganti dengan cara apapun seperti dinyatakan dalam Android Compatibility Definition Document (CDD). Tampilan baru ini ditambahkan dalam layer platform dan layer aplikasi. Setelah dihitung-hitung, sudah ada lebih dari seribu ikon yang dimodifikasi. Sebagai tambahan, kami telah menanamkan beberapa wallpaper baru dan background aplikasi, yang akan lebih menyeleraskan dengan struktur grafik ICS yang lebih datar.

Di ICS, manajer aplikasi memiliki UI yang benar-benar baru, dimana semua aplikasi yang sedang berjalan akan ditampilkan sebagai thumbnail dalam bentuk daftar. Untuk menutup sebuah aplikasi, caranya mudah saja dengan menggesernya keluar dari daftar. ICS juga memperkenalkan aplikasi pengenal wajah sebagai salah satu cara membuka smartphone, disebut Face Unlock. Face Unlock menggunakan kamera depan dan algoritma pengenala objek. Ini sudah dimasukkan dalam upgrade ICS untuk semua smartphone yang memiliki kamera depan.

Daftar kontak akan menunjukkan lebih banyak informasi, termasuk apdate-an dari jejaring social. Di kalender, telah ditambahkan peng-kode-an warna dan sekarang bias untuk di-zoom. Dan juga sudah ada jenis pesan suara baru yang lebih visual, menawarkan transkrip dari pesan-pesan suara.

Kalau bicara soal ICS, itu adalah peningkatan besar di Android™, dan ada begitu banyak hal yang berubah disbanding GB. Beberapa dari perubahan ini mempengaruhi performa dan kestabilan system, contohnya pemakaian yang lebih besar pada CPU dan RAM. Sekaran kami mengadaptasikan ICS agar bias berjalan pada smartphone Xperia™ edisi 2011, yang kesemuanya dirakit pada platform Qualcomm dengan single core dan RAM 512MB. Ini berarti dalam beberapa hal, penggunaan sumber daya di ICS mempengaruhi system dan pengguna nantinya akan merasakan bahwa ini tak sebagus saat masih memmaki GB. Di bagian berikut akan menjelaskan beberapa area penting letak perbedaan antara ICS dan GB.

Pemakaian RAM yang meningkat

Secara umum, bias dibilang bahwa RAM adalah memori yang bekerja pada smartphone, digunakan oleh proses yang sedang berjalan, berbeda dengan flash memory, yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Seperti yang anda sudah pahami, ini adalah penjelasan sederhana dan mungkin tidak sepenuhnya berlaku dalam beberapa kasus. Bagaimanapun juga, setidaknya itu bisa membantu memahami perbedaan antara RAM dan flash memory pada sebuah smartphone. Untuk melihat berapa banyak RAM yang sedang terpakai, buka Setting >> Aplikasi pada smartphone Xperia™ anda.

Sekarang, mari kita lihat bagaimana RAM digunakan. Smartphone Xperia™ 2011 memiliki RAM 512MB, sementara pengembangan ICS ditargetkan untuk smartphone yang memiliki RAM 1GB sperti yang disebutkan diatas. Dengan RAM yang 512MB itu, sepertiganya digunakan untuk menjalankan fungsi-fungsi yang membutuhkan slot memori terdedikasi agar bisa berjalan lancar. Sebagai contohnya, inilah yang untuk beberapa fungsi multimedia. Kapasitas yang tersisa, kurang lebih 340MB disediakan untuk pengguna, seperti dijelaskan dalam Android Compatibility Definition Document (CDD).

Hal menarik lainnya adalah ada banyak aplikasi yang menggunakan RAM lebih besar di ICS. Contohnya, web browser lebih intens, dari pengukuran kami menunjukkan aplikasi ini menggunakan RAM 20-30MB lebih besar dibanding saat masih di GB. Logikanya, adanya peningkatan juga membutuhkan pemakaian RAM yang lebih besar.

Ilustrasi pemakaian RAM

Ketika pemakaian RAM sedang banyak, misalkan hanya tersisa kira-kira 40MB, pengelola aplikasi mulai menutup beberapa proses tergantung prioritasnya. Pertama, mematikan idle background. Yang paling terakhir ditutup adalah aplikasi foreground (aplikasi yang dijalankan oleh kita). Singkatnya lihat tabel dibawah ini. Untuk keterangan lebih lanjut, kunjungi Android developers. (Harap diingat bahwa semua penjelasan yang membahas soal pemakaian RAM adalah perkiraan dan mungkin berbeda tergantung model smartphone dan metode pemakaian.)

Tabel diatas menunjukkan tipe-tipe proses yang berbeda. Ketika kekurangan RAM, pengelola aplikasi mulai mematikan proses-proses itu dimulai dari bawah menuju ke atas, jadi proses yang terakhir dimatikan adalah foreground lalu persistent.

Proses yang sudah dimatikan sudah pasti akan berjalan lagi ketika pengguna membuka aplikasi itu lagi, yang artinya akan memakan waktu dan memperlambat system. Contohnya, ketika memainkan game berat (Game HD, etc) yang biasanya memakai semua RAM yang tersisa, pengelola aplikasi dipaksa untuk mematikan semua proses yang berjalan di background. Mungkin juga termasuk dialer dan bahkan aplikasi Home screen. Saat anda keluar dari game yang anda mainkan itu, ada resiko bahwa smartphone anda terasa lambat, karena aplikasi Home screen harus di re-start lagi, dan akan sama seperti di aplikasi yang akan anda buka nantinya.

Interaksi yang lebih lambat dengan SQL database

Satu lagi perubahan di ICS disbanding GB adalah bahwa Google telah memindahkan banyak SQL Handling dari tempat aslinya ke Java layer. Dalam studi internal, kami telah melihat bahwa operasi baca dan tulis ke SQL database memakan waktu lebih lama, akibatnya memperlambat aplikasi. Banyak aplikasi yang menjalankan rentetan operasi SQL saat mulai berjalan, yang akibatnya berpengaruh besar pada waktu start-up.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

1 komentar:

  1. thx infonya :))
    Mau tanya nih, kalo suruh milih antara ICS (LG optimus L7) sama GB (sony xperia sola) agan pilih mana? Apa ICS itu lebih spesial dibanding GB? Apa semua yg ada di ICS belum tentu ada di GB? Apa aja?
    Thx~ :D

    BalasHapus

"Blog DOFOLLOW - Jadilah Orang pertama yang memberikan komentar. Budayakan Berkomentar setelah membaca". Berikan Komentar anda,. Komentar anda sangat berguna bagi perkembangan blog ini. Terima kasih.